Minggu, Maret 18, 2012
Senin, Maret 12, 2012
Ruang Hijau Biru : Kambuh Sakit
Masih ingat aku kejadian malam tadi, semuanya begitu cepat terjadi. Pesan singkat dari Bang Raka pun tak sempat kubalas. Rasa sakit yang menghantui di kepalaku tiba-tiba saja hadir di malam itu. Malam yang seharusnya kuhabiskan untuk bercengkrama dengan Bang Raka akhirnya habis sudah.Padahal ini adalah malam yang aku nanti setelah libur kuliah hampir seminggu lebih.
Seorang pria dengan sarung tangan hitamnya, jaket kulit hitamnya dengan helm yang masih melekat di kepalanya menghampiri diriku yang tengah duduk di samping pintu masuk kampus. Nafasku tersengal-sengal,
Minggu, Februari 26, 2012
Ruang Hijau Biru : Sepatu
Bang Geun tidak tampak pagi ini, kata Ibu jam 6 tadi sudah pergi meninggalkan rumah. Kutanya lagi pada Ibu kemana Bang Geun pergi, tapi Ibu juga tidak tahu. Lalu kutanya pada Ayah yang sedang duduk santai di teras depan tengah membaca koran, tapi juga tidak tahu. Bahkan Ayah mengira tadi malam Bang Geun tidur denganku.
Padahal pagi ini sudah janji mau nemanin aku pergi cari sepatu. Katanya juga sekalian mau ngajak ke rumah temannya. Tapi kenapa pagi-pagi gini udah hilang entah kemana.
Sedari tadi aku juga sudah sibuk mengiriminya pesan singkat, tapi laporan pesan tertunda.
"Maaf, nomor yang anda tuju tidak aktif atau berada di luar jangkauan..."
Pantesan enggak terkirim, ponsel Bang Geun nggak aktif, kesalku.
Pagi ini di televisi masih saja hangat-hangatnya kasus korupsi wisma atlet SEA Games kemarin. Dana bangun wisma aja sempat-sempatnya diambil apa jadinya negeri ini dengan segala sesuatu untuk makan diri sendiri, bagaimana dengan rakyatknya.Keluhku dalam batin.
Minggu, Februari 19, 2012
Ruang Hijau Biru : Alun-alun
Alun-alun Kota Pontianak tampak ramai, di malam minggu ini seperti biasa tampak orang-orang yang bersantai menikmati Sungai Kapuas. Sungai Kapuas sendiri, adalah sungai terpanjang di Indonesia, patut tuh untuk dijaga loh sungainya. Apalagi, pencemaran lingkungan udah mulai marak di sini, limbah pabrik, bekas tambang dan lainnya masuk dan terbuang ke sungai ini.
Malam ini juga, aku sama Bang Geun diajak sama Bang Andi untuk jalan-jalan sebentar di Alun-alun. Bang Geun sih setuju-setuju aja dan aku orangnya ikut-ikutan aja, orang ke kanan, aku kanan, orang ke kiri aku ke kiri, asal yang enggak-enggak aja.






