Kota Pontianak Lingkungan Hidup Ruang Video Ruang Foto Ruang Cerita

Wednesday, March 31, 2010

Mari Hemat Listrik

Setelah tanggal 27 Maret kemarin, rasanya tidak ada sesuatu yang berubah. Tidak tahu juga apakah lampu-lampu di Kota Pontianak pada jam 20.30-21-30 ada yang mati. Waktu itupun saya kettiduran, habisnya sudah merasa lelah dengan kegiatan hari sabtu yang lumayan padat. Bagaimana di tempat anda, apakah juga mengikuti program tersebut ?

sebenarnya ada cara yang lebih mudah, tinggal suruh PLN saja mematikan lampunya pada jam itu. Tapi kurang bagus juga, karena masyarakat tidak akan punya kesadaran untuk menghemat energi.Kalau baca beberapa berita online, saya lihat program ini sudah menunjukkan kemajuan yang sangat-sangat berarti. Namun setelah itu, saya rasa tidak hanya setahun sekali program dilakukan, Kalau bisa sebulan 1 kali. Makin hari, cuaca semakin panas. terutama di Pontianak yang dilalui garis khatulistiwa, serasa dehidrasi saat siang hari, terlebih lagi saat Titik Kulminasi tanggal 23 Maret 2010 kemarin. Saya yang kebetulan menghadiri acaranya, merasakan panas yang luar biasa. Namun setelah kulminasi, cuaca berubah mendung dan akhirnya saat pulang, saya kehujanan.
Untuk menghemat energi, seharusnya dimulai dari kehidupan rumah kita. Sebisa mungkin gunakan barang elektronik yang dibutuhkan. Kalau di rumah, barang elektronik yang dalam 24 jam dihidupkan tentunya kulkas dan magicjar. Untuk yang lain, pastinya TV, laptop, kipas angin dan lampu. Tapi tidak sampai 24 jam dihidupkan, tentunya ada waktu untuk mematikan barang elektronik.
Lampu, pagi yang terang pastinya tidak akan dihidupkan. Tapi bagaimana dengan rumah anda yang rumahnya sulit untuk mendapatkan celah masuknya cahaya, tentunya mempersulit penerangan, dan mau tidak mau lampu mesti dihidupkan. Untuk rumah saya, alhamdulillah tanpa disadari banyak keuntungan, banyak jendela dan antara rumah (tetangga) lain tidak terlalu berdekatan, jadinya cahaya tetap masuk. Apalagi di siang hari, kalau sudah cuaca terik panas dan cerah, rumah jadi terang benderang. Bahkan terasa panas, jadinya mesti hidupkan kipas angin!! hha...
Sekarang tidak lagi, lebih gunakan yang konvensional,Kipas tangan aja sudah cukup. Lebih hemat kan!! setidaknya inilah cara saya untuk berhemat. Tidak berlebih menggunakan energy listrik dan tetap bisa mengurangi dampak global warming.


Bagikan :

Baca juga yang lainnya...



21 komentar:

Mhya March 31, 2010 at 4:10 PM  

seharusnya kita memang punya kesadaran sendiri untuk mengantisipasi kehabisan listrik kedepannya.

Johnson Manurung April 1, 2010 at 7:48 AM  

Hemat energi ... sangat setuju, tapi sungguh aneh jika hanya bergaung dikalangan masyarakat, karena bagaimanpun mereka sudah benar2 mengecangkan ikat pinggang !!!

Warna Tulisan April 1, 2010 at 7:50 AM  

Gerakan hemat Listrik hendaknya bukan merupakan slogan saja tetapi harus benar2 dimulai dari Pemerintah dan kalangan atas, jangan dengan mematikan listrik jalanan ... !

Hafizh istiqfari April 1, 2010 at 8:51 AM  

klo PLN disuruh mematikan listriknya sih menurut saya sutju aja cuma klo bisa ada pembritahuan, knapa? takutnya jika masih ada yg bekerja menggunakan litrik sperti tukang potong dll kan kasihan juga!, yg kedua klo bisa bukan 1 bulan sekali klo bisa ya seminggu sekali, bahkan klo bisa jangan hanya di tempat2 trtentu saja, klo bisa semua tempat, wong ya cuma sebentara aja kok masa g mau, klo g mau ma kebangetan


Dari Hafiz, hehehe ni pertama kali aku ngomen via posting di blognya situ

Buzuk April 1, 2010 at 9:41 AM  

lebih sering adalah ide bagus..
2 bulan sekali sudah baik.
tapi jangan hanya pada masalah penghematan listrik donk...
masih ada beberapa faktor lain yg menyebabkan makin memburuknya iklim alam. polusi udara,sampah plastik, pemborosan air,dsb...itu juga yg seharusnya kita kurangi..

Dwi Wahyudi April 1, 2010 at 12:58 PM  

Sebenarnya tidak susah kok utk berhemat listrik, pokoknya setiap malam sebelum tidur matikan saja semua lampu yang tidak diperlukan. Menurutku, kalau sudah malam hanya diperlukan 3 lampu saja yaitu Lampu Teras, Lampu Kamar (kalau punya anak berarti nambah 1 lampu lagi), dan lampu tengah utk penerangan rumah. Nah, simpel kan? Gitu aja kok repot...

agung ap April 5, 2010 at 7:40 PM  

bener, seharusnya hemat listrik tu perlu dilakukan untuk mencegah global warming, PLN sebaiknya mematikan listrik pd jam2 masyarakat tidak beraktivitas kyk jam 12 malem... cm 1 jam aja

Warna Tulisan April 7, 2010 at 7:55 AM  

ajakan yang sangat positif, namun tentunya harus dimulai dengan contoh nyata dari Pemerintah ...

tomo April 11, 2010 at 9:16 PM  

Aku pada waktu hari itu lupa tidak mengikuti program pln kawan hehehe...lagi sibuk...

uswah April 11, 2010 at 9:19 PM  

Hemat energi akan menghemat biaya juga sob.Sekalian tuker linknya sduah kepasang di friends link

Dwi Wahyudi April 12, 2010 at 4:32 PM  

Sebenarnya dari dulu anjuran untuk menghemat listrik telah disosialisasikan. Namun emang dasar yg dikasih tahu pada ndablek ya ujung2nya masuk telinga kiri keluar telinga kanan. Ya kembali kepada diri sendirilah, kalau memang sudah dibiasakan ya tidak perlu dianjurkan sudah sadar sendiri. Bener ngga...

alkatro April 16, 2010 at 11:08 AM  

yang penting realisasi di semua lapisan masyarakat, nggak hanya untuk rakyat jelata saja: karena di tempat saya sering mati sendiri mas; entah siang atau malam, entah hujan ataupun tidak :)

Chencake August 8, 2011 at 1:18 PM  

Bener tuh,, setuju banget,,, go hemat listrik, gak baik memubadirkan sesuatu yang seharusnya bisa di hematkan,,,

ON THE SPOT October 8, 2011 at 11:22 AM  

ayo, kita selamatkan sumber daya dan sumber energi kita dari pemborosan..

Post a Comment

Silahkan komentar dengan bernilai dan berbobot.
Mohon maaf jika komentar Anda yang berbau SARA maupun SPAM akan terhapus. Untuk itu berkomentarlah sesuai dengan postingan karena Komentar Anda sangat dihargai di laman blog www.artiirhamna.com

KOMENTAR ANDA AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU

Terima Kasih.

Arti Irhamna | Disclaimer | Sitemap
Copyright © 2013. Arti Irhamna - All Rights Reserved

Template Edited by Arti Irhamna
Proudly powered by Blogger
Back to TOP