Kota Pontianak Lingkungan Hidup Ruang Video Ruang Foto Ruang Cerita

Saturday, January 21, 2012

Ruang Hijau Biru [Bagian 0]

aku = Geun
Alhamdulillah, pesawat mendarat dengan mulus di Bandara Supadio Pontianak, perjalanan yang sudah lama tidak aku nikmati untuk pulang ke rumah, namun aku kali ini tak memberitahu siapapun kalau aku akan pulang. Rencananya juga, enggak langsung pulang ke rumah di kawasan Sungai Jawi, namun aku tahu kalau rumah di Tabrani pasti kosong dan untung saja, aku mempunyai kunci duplikatnya, yang selama ini kusimpan dalam sebuah kotak.

Selama tinggal di negeri orang, aku jarang berkomunikasi dengan keluargaku, tuntutan pekerjaan ini terlalu menyita waktu. Kalau bukan karena kabar itu, aku mungkin tidak akan pulang, bukan kenapa dan bagaimana, tapi aku takut saja kalau tidak bisa untuk bertemu terakhir kalinya.
Sebuah mobil avanza warna hitam menghampiriku, aku dari tadi sudah menunggu sekitar 5 menit. seorang pria dengan kaus putihnya yang berlogokan facebook dan twitter menghampiriku, salam erat dari teman lama yang hampir 5 tahun tak berjumpa, ternyata telah banyak berubah dirinya.

"Hei!! Apa kabar?"
"Tiba-tiba saja, kau pulang ke Pontianak dan memintaku untuk menjemputmu, kenapa kau tak minta saja dengan keluargamu?" Ujar Andi.

"Kabarku, ya seperti ini. Baik saja."
"Kau! Parah kau! kan sudah aku jelaskan kemarin waktu aku telepon. Kok Lupa?" Jawabku sembari menepuk bahunya.

"Hahaha..."
"Iya, iya, aku ingat bro!! Gimana dan bagaimana sekarang, jadi kau mau kuantar kemana? atau mau kuajak keliling Pontianak dulu?" tawar Andi kepada Geun.

"Sekarang baru setengah enam, kau mau kita singgah dulu ke kampus adikku? aku ingin menjemputnya pulang dan tentu saja, langsung memberi kejutan kepadanya" dengan semangatnya aku berbicara.

"Siap BOS!!"
"Demi adikmu itu, aku akan ikut membantu, tapi bukannya kau tak tahu kampusnya?"

Dengan muka agak kesal, aku pun menjawab, "Hei... Bukannya ada kau, kau pasti taulah tempatnya kan."

"Hehe.. baiklah, kita segera meluncur kesana."

Aku dan Andi segera bergegas memasukkan barang-barangku ke bagasi, 2 tas besar masuk ke bagasi mobil Andi dan kami meluncur meninggalkan bandara dan berharap dapat tepat waktu sampai di kampus adikku.

Kudengar sabtu sore ini, ia pulang jam enam lewat, aku pun baru pertama kalinya ke kampus adikku dan katanya lagi sedang praktikum di salah satu laboratorium komputer. Untung saja dulu, saat di negeri seberang, masih sempat bercakap di skype, jadi dapat informasi yang cukup untuk sore hari ini.

Pontianak, akhirnya aku kembali. Lama sudah tak melihat kota ini, Kota Khatulistiwa julukannya, bahkan waktu dulu ada slogan, Pontianak Kota Bersinar. Apa sekarang masih bersinar?

Gedung-gedung besar sudah terlihat, dan banyak bangunan baru yang tidak kukenali. Sudahlah, jangan memikirkan gedung-gedung itu, sekarang fokus saja pada kejutan sore hari ini.

Jalan-jalan besar di Kota Pontianak cukup ramai, mungkin karena ini hari sabtu, alias malam minggu, sempat ada macet juga di beberapa ruas.

"Geun, kau melamun saja?" ucap Andi.
"Ah, tidak kok, aku hanya berpikir saja keadaan adikku setelah 5 tahun, apa ia masih mengenaliku, bahkan aku takut tak tahu mukanya, hanya mengingat saja dari facebook dan foto." ujar Geun.

"Nah, kita sudah sampai dan tenang aja bro! Kita pasti menemukan adikmu yang hilang. Eh, maksudku adikmu di kampus. hahaha... Jadi kayak judul sinetron" Canda Andi.

Jam di tanganku sudah menunjukkan jam 6 lewat, aku dan Andi bergegas turun dari mobil. Beberapa gadis yang melihat kami turun agaknya memperhatikan kami, mungkin saja melihat diriku yang penampilan berbeda, maklum saja, gaya berpakaianku berbeda.

Memasuki pintu masuk kampus, terlihat laboratorium komputer di sebelah kiriku, masih penuh dengan mahasiswa, kulihat lagi, di sampingnya ada juga dan sampingnya ada juga, total ada 3 buah laboratorium komputer.Aku agak sedikit bingung dan takut saja tak bertemu dan saat mencarinya dia sudah keluar duluan.

"Andi, nih ada sebuah foto adikku, kau lihat-lihat ya, kita berbagi aja, biar enggak sulit mencarinya" Ujarku, sembari memberikan sebuah foto dari saku bajuku.

"Baik-baik, kita sedikit berpencar ya." Jawab Andi.

Aku pun melihat di laboratorium pertama, namun susah karena yang kulihat hanya punggung-punggung mereka saja. Memperhatikan seksama juga, enggak bakalan terlihat.

Tiba-tiba saja, Andi menghampiriku dan mengatakan sesuatu hal yang penting. Nampaknya ia menemukan adikku.

"Ge!! Aku menemukan adikmu, kau tahu kenapa aku bisa menemukannya? karena ia memakai baju yang sama di foto yang kau berikan ini"

"Benarkah? Dimana?" jawabku dengan semangat.

Sambil menunjuk, "Di sana bro, lab paling belakang"

Aku dan Andi bersegera ke laboratorium tersebut dan tampaknya para mahasiswa sudah selesai, karena tampak dari mereka yang keluar dari laboratorium itu.

Aku memperhatikan sesama, mencari adikku yang katanya memakai baju yang sama di foto itu, baju kemeja kotak-kotak berwarna hijau putih. Benar saja, seseorang yang kulihat tengah berdiri itu memang menggenakan baju tersebut dan kupandangi benar-benar itu adalah adikku, yang bernama Rhama.


Bagikan :

Baca juga yang lainnya...



16 komentar:

vie_three January 22, 2012 at 12:11 AM  

ini cerpen kaah??? kelanjutan yang kemarin ya??? beda tokoh ya??? hehehe banyak pertanyaan aku.

artiirhamna January 22, 2012 at 6:19 AM  

@vie_three
bukan, tapi CerBung. Blm kelanjutan kemarin, ini Bagian 0, kenapa 0? karena bagian ini baru terpikirkan.
Oh ya, setiap bagian, "aku" dalam tokoh akan berubah, "aku" di dalam cerita yang skrng ini tokoh "Geun" dan Bagian 1, "aku" tokohnya "Rhama" [sudut pandang orang pertama]

Lensa January 22, 2012 at 9:47 AM  

Oohhhh ini flash back ya? sebelum cerita di postingan kemarin. Dan Si Rhama adiknya si Geun ya?...
Asyik nih alurnya,, masih tetap pebasaran.
Ditunggu kelanjutannya ya bos..

artiirhamna January 22, 2012 at 9:49 AM  

@Lensa
bener banget sob!!
bagian ini ketinggalan untuk diceritakan.
maksih ya sudah baca :D

KangFarhan January 22, 2012 at 10:23 AM  

hahaha...ni cerita asli juragan arti atau novel nih.... asal kalimantan ya... :)

artiirhamna January 22, 2012 at 10:49 AM  

@KangFarhan
iya, aku asal kalimantan, kalimantan barat...
ini novel kok kang, novel fiksi :)

artiirhamna January 24, 2012 at 10:27 AM  

@ICAH BANJARMASIN
Terima kasih sobat :D

@Searsir Beranda
Mari mampir dan ramaikan

@BRI Jakarta Veteran
Main ke Pontianak sekali2, seru kok :D
Ok, mari menunggu kelanjutannya.

kejora January 26, 2012 at 10:37 PM  

wah, kalau dengar Bandara Supadio jadi pingin ke kota Pontianak lagi nih.
salam sukses sob....

My Diery February 1, 2012 at 4:33 PM  

alhamdulillah akhirnya adiknya Rhama ktemu juga.... slmt berkumpul kmbali

Post a Comment

Silahkan komentar dengan bernilai dan berbobot.
Mohon maaf jika komentar Anda yang berbau SARA maupun SPAM akan terhapus. Untuk itu berkomentarlah sesuai dengan postingan karena Komentar Anda sangat dihargai di laman blog www.artiirhamna.com

KOMENTAR ANDA AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU

Terima Kasih.

Arti Irhamna | Disclaimer | Sitemap
Copyright © 2013. Arti Irhamna - All Rights Reserved

Template Edited by Arti Irhamna
Proudly powered by Blogger
Back to TOP