Kota Pontianak Lingkungan Hidup Ruang Video Ruang Foto Ruang Cerita

Wednesday, January 18, 2012

Ruang Hijau Biru [Bagian 1]

aku = Rhama
Apa kau punya waktu sekejap ? Aku ingin berbicara banyak soal masalah ini dan itu, aku mau meminta bantuanmu, jika kau mau membantu, aku bersyukur tapi kalau tidak membantu juga tidak apa-apa, aku sudah senang dari dulu engkau sudah banyak membantuku ini dan itu.

Tapi...
Bisakah dengarkan pembicaraanku satu jam saja? aku ingin berbicara untuk terakhir kalinya, mungkin juga besok lusa tidak akan pernah ada hal yang sama seperti ini.
Bahkan untuk bisa banyak berbicara denganmu saja itu buatku sulit, sulit mencari waktunya, bahkan membuat janji saja tak bisa, sudah 2,3 bulan janji itu tapi ternyata engkau lupa dan aku tak mengingatkan.

Kenapa aku tak mengingatkannya? aku hanya tak enak saja berbicara, aku terlalu diam dalam kata, seperti lagunya dmasiv diam tanpa kata.

Diam itu emas ya??
enggak selalu kayaknya, pepatah itu sulit mau diterapkan, kalau mau diam-diam saja sekarang, enggak bakal selesai bukan??

Pagi yang cerah di hari rabu ini, berharap saja, aku tak diam padamu, kalau memang ada waktu, aku mau berbicara, semuanya untuk meringankan beban pikiranku. Kalau tak dibicarakan, mana bisa akan membaik dan bahkan bisa jadi hampir gila, Haha.. jangan sampai deh.

Suasana tampaknya masih hening di persekitaran jalan-jalan utama di Pontianak, tapi jam 4 pagi aku sudah berkeliaran kesana kesini dengan sepeda merahku yang sudah mulai rusak rem belakangnya.

Udara yang sejuk ini, membuat badan agak gemetar tapi aku berusaha merasakan dinginnya dan tentu saja, mencari inspirasi agar aku tak diam tanpa kata, sepanjang perjalanan, aku terus saja berbicara sendiri, bahkan bernyanyi-nyanyi.

Setengah jam waktu telah habis, akhirnya janji pagi ini ditepati, pukul 7 tepat aku menemuimu di sebuah halte di kawasan martadinata, malam tadi sudah berjanji di sana, karena engkau berada di area yang tak jauh juga dari tempat bertemunya kita.

Diam kembali, diam tanpa kata. Aku baru saja memarkirkan sepedaku dan duduk di sampingmu tepatnya.
Kau memulai pembicaraan
"Hei, kita pindah saja, disini mulai agak ramai"
"Kemana Bang? mau kemana?"
"Ayo, ikut Abang"
Yak, aku pun mengikutinya, mengekornya dengan sepeda dari belakang.

Sudah lama kami tak bertemu selama 2 hari, kau baru saja pulang dari negeri seberang, Kuala Lumpur, kau tidak bilang-bilang akan pulang, kalau tidak sudah kujemput di Bandara Supadio.

Dari dulu ingin berbicara dengan kau abang, tapi via facebook, via skype, via YM, sama sekali tidak bisa, dan akhirnya sekarang setelah 5 tahun kau pergi meninggalkan kami sekeluarga, kau juga susah untuk diajak bicara atau aku yang susah mengajak kau berbicara?

Kau pun pulang tak ke rumah, malah ke rumah yang di tabrani, padahal rumah itu kosong dan aku kadang-kadang sekali-sekali ke sana, hanya untuk kerja kelompok di sana, agar tidak mengacau orang di rumah, maklum saja, ribut dengan teman-teman.

Matahari pun makin naik saja, ternyata eh ternyata kau membawaku ke rumah di tabrani, aduuh... kenapa tak bilang. Ya sudahlah yang penting sudah sampai.


Bagikan :

Baca juga yang lainnya...



17 komentar:

vie_three January 18, 2012 at 7:56 PM  

menunggu yg kedua, soalnya penasaran sama abangya niy. aku kira si abang ini saudara kandungmu yg telah lama merantau. hehehehe, penasaran.

artiirhamna January 19, 2012 at 7:57 AM  

@vie_three
wah, aku juga penasaran sama abangnya... abang kandung atau bukan ya? hayoo... ;D
silakan menanti bagian berikutnya...

NURA January 19, 2012 at 8:50 AM  

asalamualaikum
itu benar rumahnya di tabrani.
sip ketemuan daripada cuma di FB saja

artiirhamna January 19, 2012 at 8:58 AM  

@NURA
waalaikumsalam...
eehh,,, enggak kok..
ini cuma cerita fiksi aja :D
klu adapun di tabrani, itu rumah salah satu keluarga irham...

Widhi January 19, 2012 at 9:01 AM  

lanjutkan bvagian keduanya bos... wakakakka
gak sabar.
soalnya bahasanya galau :D

Betty_ayu January 19, 2012 at 9:09 AM  

Followers #674 success :)
gak bosen deh baca2 dsni..blognya keren. simple,dan rapi.
kunjungan balasan juga nih mas,trmkasih :)

My Diery January 20, 2012 at 3:20 AM  

5 tahun berpisah tanpa kabar... akhirnya ketemu juga, ditunggu yang part II nya..
nice

artiirhamna January 20, 2012 at 7:10 AM  

@My Diery
5 tahun?? ada kabar kok, walau jarang...
tapi 5 tahun itu waktu yang singkat atau enggak ya?

artiirhamna January 20, 2012 at 7:12 AM  

@Betty_ayu
oke, sudh foll back, makasih ya atas kunjungannya, hayooo, mampir buat baca part selanjutnya...

artiirhamna January 21, 2012 at 1:55 PM  

@Lensa
Tentu saja bagian berikutnya masih ada, dan ada bagian yang ketinggalan, Bagian 0, silakan mampir...
Ruang Biru Hijau [Bagian 0]

rizki_ris January 24, 2012 at 10:39 AM  

Akhirnya saya bisa memahami jalan ceritanya sobaatt
Kereen sobatt
Aku tunggu kelanjutannya ya sobatt

Post a Comment

Silahkan komentar dengan bernilai dan berbobot.
Mohon maaf jika komentar Anda yang berbau SARA maupun SPAM akan terhapus. Untuk itu berkomentarlah sesuai dengan postingan karena Komentar Anda sangat dihargai di laman blog www.artiirhamna.com

KOMENTAR ANDA AKAN DI MODERASI TERLEBIH DAHULU

Terima Kasih.

Arti Irhamna | Disclaimer | Sitemap
Copyright © 2013. Arti Irhamna - All Rights Reserved

Template Edited by Arti Irhamna
Proudly powered by Blogger
Back to TOP